admin 5 months ago

Tak Semanis Parasnya

Audio > Earphone > Sabbat E12 Ultra.

SABBAT E12 ULTRA
Tak Semanis Parasnya

Sabbat E12 Ultra ini adalah barang kedua yang kawan saya pinjamkan. Sayang sekali namanya sangat amat mudah sekali dilupakan. Pakai istilah Ultra segala lagi ? Jangan jangan ada varian E12, E12 plus, E12 Fan edition juga. Anyway kalau dari tebal kardus sih mungkin sekilas ini produk menengahnya Sabbat. Cek dan ricek harga di toko officialnya di salah satu e commerce, harganya kok 11 12 sama si saudaranya Vooplay Lynn, Kalau Vooplay Lynn di Rp. 999.000 si E12 Ultra ini Rp. 899.000. Semoga build quality dan suaranya nanti juga mirip mirip dengan saudaranya.

5 Hal Penting Sebelum Membeli Sabbat E12 Ultra

Packaging dan Aksesoris Harga 1 juta kembalian 100 ribu kalau dari sekilas packagingnya sih menjajikan. Dari segi pemilihan warna, gambar, kualitas printingnya sangat berkualitas. Mungkin sudah menjadi standar semua produk Sabbat. Yang paling penting bahasa inggrisnya masih oke semua niiih, tidak seperti yang salah tulis “oppoty” itu. Aksesoris bagaimana? Ada kertas manual yang lagi lagi berkualitas seperti majalah mantap sekali, bagus biar kita setidaknya lebih tertarik baca sedikit. Ada pouch kain, kabel charger dan 6 eartips mantaap jadi bisa pilih mana yang ternyaman di telinga. 

Build Quality dan Penampilan housingnya terbuat dari plastik dengan finishing glossy. Rawan sekali terkena noda minyak, tapi kalau di foto cakeeepnyaa. Cocok buat pansos mantaap. Tapi finishingnya bisa berbeda beda tergantung warna yang dipilih. Kalau punya saya ini namanya “Hail Silver”. Model housingnya berbentuk teardrop dengan backplate yang hitam glossy.

Charging Case dan Konektivitas sekilas mirip apa charging casenya? Yap Airpod Pro. Kalau si saudaranya Vooplay ambil kepala earpod, E12 Ultra ambil charging casenya Airpod Pro. Semoga nanti Sabbat mengeluarkan headphone juga, lumayan kan dapat looks premium dengan harga terjangkau, toh yang beli merk buah buahan itu juga yang dicari looksnya. Charging Casenya berfinishing glossy juga. Dan disertai fitur wireless charging. Konektivitas masih standar TWS pada umumnya saya coba jarak optimal ~ 3 meter dengan terhalang beberapa tembok.

Kenyamanan Dengan model noozle yang cukup ramping dan relatif panjang itu saya rasa bakal nyaman. Yap dan memang mudah masuk tanpa perlu cari cari fitting. Tapiii, permukaan backplatenya yang glossy itu bikin sangat amat mudah tergilincir. Jadi jangan coba coba pakai buat olahraga ya kalau tidak ingin hilang jatuh sebelah.

Suara

Note : Saya menggunakan Pixel 3 sebagai source dan musik musik dari Youtube yang masteringnya bagus. Sebagai pembanding sesama TWS saya ada Vyatta Airboom Phantom dan Sabbat Vooplay.

- Heart – What About Love ?
- Anggun – Bayang Bayang Ilusi
- Sheila on 7 live Sounds from the Corner – Melompat Lebih Tinggi
- David Gilmour live in Pompeii – Faces of Stone

Bass Bassnya tergolong sangat besar, namun sayang kurang terkontrol dengan baik, sehingga terasa kurang padat saja. Untuk sektor mid bassnya terdengar sayup sayup dan kurang menghentak, yang menyebabkan suara head drum jadi terdengar kurang mantap. Nah kembali lagi saja dengan selera kalian apakah memang suka bass yang menggelegar atau butuh bass yang dinamis. Suara bassnya cocok untuk yang suka jedag jedug.

Vokal Bagian ini aga mendingan, mungkin boleh dikatakan netral. Tapi karena bassnya yang tidak terkontrol tadi mengotori vokal dan treblenyapun juga mengusik sektor vokalnya (nanti akan dibahas dibawah) kesan positioningnya jadi aga dibelakang dan tenggelam. Upper midnya lolos aman tidak ada peaking. Jadi sektor vokal ini justru jadi safe heavennya E12 Ultra.

Treble, bagian ini masih kurang refine seperti bassnya. Terdengar seperti ada boost di treble sehingga beberapa kali menyentuh peak dan cukup menusuk. Ini saya rasakan pada lagu lagu rock. Tapi saya rasa untuk lagu lagu EDM, elektronik, pop modern, hip-hop yang kuantitas treblenya tidak senyaring rock justru memberikan kesan detail yang jarang ditemui untuk lagu lagu tersebut. 

Teknikalitas Separasinya kurang baik, di lagu Faces of Stone yang notabene lagu slow tidak terlalu banyak instrumen bersautan saya merasa antara bass, vokal dan suara cymball bertumpuk. Soundstagenya? Terasa sempit seperti kita ada di studio rekaman. Jadi bagi yang suka kesan airy dan lapang mungkin kurang cocok. Tapi bagi yang suka aura yang dekat dan cenderung intim ini masih masuk.

------------------------------

Kesimpulan Sayang beribu sayaang. Sabbat saya tahu memang bukan merk yang terkenal, tetapi dari segi packaging dan desain produknya saya percaya mereka serius di produk audio. Untuk E12 Ultra ini kalau target marketnya adalah para audiophile yang suka suara yang rapih belum masuk, untuk penyuka vokal juga masih belum optimal, yang paling pas adalah untuk kalian yang suka suara bass yang besar dan menggelegar. Saya rasa E12 Ultra ini cocok untuk didengarkan musik EDM, elektronik, hip hop yang tidak terlalu menonjolkan sektor treble ataupun vokal. ;).

Sekian dan jangan lupa selalu eksplor lagu lagu baru setiap bulannya ;).

Galeri


Rating
Rata Rata

6.6

Suara 6.0

Kualitas 7.0

Kenyamanan 7.0

Aksesoris 7.0

Value 6.0

Review

Buat Reviewmu

Bagikan ceritamu tentang produk ini.

Bagikan

Suka Artikel ini?

Bagikan ke Social Media